Senin, 06 Maret 2017

Yang Ku Rasa

            Hari demi hari telah kulewati. Sudah lama rasanya aku tidak berjumpa denganmu. Tapi itu hanya rasaku, bukan rasamu. Siapa yang akan tahan untuk berpisah selama lima tahun dengan orang yang disayang? Tidak ada. Ada saja yang akan dilakukan orang tersebut untuk melepaskan rindunya itu. Layaknya aku yang pulang untuk berjumpa dengan mu walaupun bukan itu yang menjadi alasan ku pulang. Saat itu aku sedang libur dari kuliah ku. Tapi, tidak ada alasan untuk ku untuk tidak rindu padamu. Untuk tidak bertemu denganmu. Untuk tidak jalan denganmu. Aku ingin sekali menghabiskan waktu seharianku bersamamu waktu itu. Entahlah. Bagiku, terlalu banyak kata “tetapi” dalam hidup ku ini.
            Aku tak tau harus menjelaskannya dari mana. Setelah bertemu denganmu tiga bulan lalu, aku merasakan hangatnya kasih sayang yang kamu berikan untukku. Aku merasa bahwa kamu cukup untuk bisa menjaga ku. Kamu selalu bisa menghiasi hari-hariku. Kamu selalu membuatku tertawa, bahkan aku merasa, segala suka duka ku dapat terlaksana sesuai dengan apa yang aku harapkan. Jujur, aku tidak pernah marah padamu. Aku tidak ingin, apa yang telah kamu lakukan, walaupun itu membuatku kesal, aku tidak ingin meluapkan amarahku padamu. Karna aku tidak ingin menjauh darimu. Kamu tahu itu.
            Kita sudah pernah berpisah sebanyak tiga kali. Aku tidak ingin, hubungan kita sekarang menjadi buruk. Aku tidak ingin berfikir jika aku harus berpisah denganmu saat ini, akan ada kesempatan lainnya untuk kita bersama lagi. Aku akan menganggap bahwa saat itu merupakan terakhir kalinya kita berpisah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar